fhd

my another cubicle in a universe, or is it now a multiverse?

Sendiri 1

with 2 comments

Belakangan aku lebih banyak menghabiskan waktu dengan diri sendiri, ya selama ini pun selalu begitu hanya saja biasanya aku lebih sering protes sama kesendirian itu:

Aku 1: “kenapa sih mesti sendiri?”

Aku 2: “memang kenapa kalau sendiri? toh, kamu menikmatinya”

Aku 1: “tp kata “sendiri” itu nista tau..”

Aku 2: “masa?”

Aku 1: “yes, kesannya gak punya temen. Gak ada yang mau nemenin”

Aku 2: “masa iya gak punya temen? masa aku gak ada yang mau nemenin?”

Aku 1: “lha, itu makanya kamu sekarang merasa sendirian kan?? Apa lagi coba itu artinya? Lagian akuin aja, paling gak kamu sekarang pasti merasa miris, kan?? berharap there’s somebody around??”

Aku 2: “Emh….emh…iya sih….tapi” <lsg di potong>

Aku 1: “Naaah! see??? see???…Loe pathetic lagi…sori..but I have to say that biar loe sadar…”

Aku 2: “tapi…”

Aku 2: “tapi aku nyaman…”

Aku 1: “cih…..” <lsg pergi sambil menggumam: “bisa-bisanya menipu diri sendiri”>

Aku 2: … <dalam hati: “apa sendiri itu salah?”>

Written by ksatria

January 2, 2008 at 4:10 pm

Posted in Journey within

2 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. ah….. i think i understand how you feel…. enjoying being alone but secretly wishing not to be alone…. but…. etc..e.tc… circular logic and emotion ya?

    terimakasih ya sudah meluangkan waktu menonton video saya… appreciate it.
    selamat tahun baru dan salam kenal….. :)

    ksatria: hehe iya, kira-kira memang seperti itu yang terjadi…kayak lagunya Bruery “aku begini, aku begitu” eh, bukan itu ya judulnya?
    knp, mbak Mer pernah alamin ini juga? being alone or not being alone? :-)

    mer

    January 2, 2008 at 11:05 pm

  2. ya…. tentu pernah…. :) ya kayak lagu broery… duh, judulnya apa sih?

    mer

    January 4, 2008 at 1:00 am


Leave a Reply